Menu

Dark Mode
Siswa SMKN 1 Kademangan Raih Juara 1 Livestock di LKS Jatim 2026 Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut Satreskrim Polsek Tulungagung Kota Ungkap Penipuan Online Modus Pesanan Fiktif, dan Mengamankan Pelaku Berinisial AD (27) Desa Lebaksari  Bojonegoro  BPBD Tulungagung dan Tim Gabungan Berhasil Menemukan Wanita Asal Kedungwaru Yang Hilang di Sungai Brantas dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Kediri  Respon Cepat BPBD Tulungagung, Penanganan Pohon Tumbang Menutup Badan Jalan di Desa Ngujang BPBD Tulungagung Melakukan Respon Cepat Penanganan Tanah Longsor di Desa Geger 

NASIONAL

Kisah Wanita Malaysia yang Kembali ke Tanah Air Setelah Hidup Sulit di Indonesia karena Menikahi WNI

badge-check


					Kisah Wanita Malaysia yang Kembali ke Tanah Air Setelah Hidup Sulit di Indonesia karena Menikahi WNI Perbesar

Ringkasan Berita:

  • Norida Akmal Ayob, seorang wanita berusia 45 tahun, dikenal telah tinggal di Lombok selama 18 tahun.
  • Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah, menyampaikan bahwa setelah bercerai dari suaminya yang kemudian menikah kembali, Norida harus berjuang untuk bertahan hidup dengan bekerja sebagai petugas pembersih.
  • Cerita sedih Norida akhirnya sampai pada perhatian pemerintah setelah keluarganya dari Kampung Bukit Sapi, Lenggong, melaporkan keadaannya.

Setelah hampir dua puluh tahun terpisah dari kampung halamannya, seorang wanita Malaysia akhirnya berhasil dikembalikan ke Lombok, Indonesia.

Pemerintah Malaysia turun tangan setelah mengetahui kisah hidupnya yang penuh perjuangan dan keterbatasan.

Wanita bernama Norida Akmal Ayob, yang berusia 45 tahun, diketahui telah tinggal di Lombok selama 18 tahun.

Ia tiba di Indonesia untuk menyusul suaminya yang merupakan warga negara Indonesia, dengan harapan membangun kehidupan baru bersama keluarganya yang kecil.

Namun kenyataannya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Perkawinan itu tidak berlangsung lama, menyisakan Norida harus berjuang sendirian dalam situasi yang penuh keterbatasan bersama anak-anaknya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah, menyampaikan bahwa setelah bercerai dari suaminya yang kemudian menikah kembali, Norida harus berjuang untuk hidup dengan bekerja sebagai petugas pembersih.

“Pernikahan Norida berlangsung singkat dan akhirnya ia hidup sendirian dalam kesulitan serta kekurangan,” ujar Shamsul Anuar dalam unggahan Facebook, Minggu (15/2/2026).

Dalam pernyataannya, Shamsul mengatakan Norida berusaha keras membiayai keluarganya meskipun tinggal jauh dari tanah air dan tidak memiliki dukungan yang cukup.

“Ia mencari nafkah sebagai petugas kebersihan agar bisa terus hidup bersama anak-anaknya setelah bercerai dari suaminya yang menikah kembali,” tulisnya.

Sementara berjuang, Norida mengasuh dua anak yang memiliki status kewarganegaraan berbeda.

Putrinya, Nur Fateen Akmadiana, lahir di Malaysia dan memiliki status sebagai warga negara Malaysia, sedangkan Muhamad Sabani Daniel lahir di Indonesia dan memiliki kewarganegaraan Indonesia.

Cerita sedih Norida akhirnya sampai kepada pemerintah setelah keluarganya dari Kampung Bukit Sapi, Lenggong, melaporkan keadaannya.

“Saya diberitahu bahwa Norida hidup dalam keterbatasan. Anak-anaknya tidak mampu melanjutkan pendidikan dan telah dibiarkan begitu saja,” kata Shamsul.

Setelah 18 tahun tinggal jauh dari keluarga, kembalinya Norida ke Malaysia menjadi akhir dari perjalanan yang penuh dengan luka, sekaligus awal baru untuk memperbaiki kembali kehidupan yang sempat terhenti di negeri seberang.

Kerja sama pemulangan

Berdasarkan pendapat Shamsul Anuar, proses pemulangan dilakukan dengan kolaborasi antara Wisma Putra, Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, Departemen Imigrasi Malaysia, serta pihak imigrasi Indonesia.

“Saya telah mengirimkan tim saya yang dipimpin oleh Dazma Shah Daud ke Lombok, Indonesia, bersama dengan Sekretaris Pribadi saya ke Lombok untuk proses pemulangan,” ujar Shamsul.

“Alhamdulillah, mereka kini telah kembali ke Tanah Air dengan aman,” tambahnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pimpin One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri ke Pemudik: Utamakan Keselamatan

25 March 2026 - 05:13 WIB

Taruna Akpol Gelar Penyuluhan Mudik Aman dan Sosialisasi Layanan 110 di Daan Mogot

19 March 2026 - 09:46 WIB

Kementerian P2MI Dukung Kementrans Kirim Warga Transmigrasi Bekerja ke Jepang

17 March 2026 - 01:08 WIB

KAPOLRES BESERTA FORKOPIMDA TULUNGAGUNG SAMBUT KUNJUNGAN KERJA WAKIL PANGLIMA TNI DI BATALIYON TP 886/PANJALU JAYATI 

18 February 2026 - 11:56 WIB

Gerhana Matahari Cincin Akan Terjadi 17 Februari, Wilayah Ini Terkena Dampak

17 February 2026 - 19:01 WIB

Trending on NASIONAL