Menu

Dark Mode
Siswa SMKN 1 Kademangan Raih Juara 1 Livestock di LKS Jatim 2026 Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut Satreskrim Polsek Tulungagung Kota Ungkap Penipuan Online Modus Pesanan Fiktif, dan Mengamankan Pelaku Berinisial AD (27) Desa Lebaksari  Bojonegoro  BPBD Tulungagung dan Tim Gabungan Berhasil Menemukan Wanita Asal Kedungwaru Yang Hilang di Sungai Brantas dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Kediri  Respon Cepat BPBD Tulungagung, Penanganan Pohon Tumbang Menutup Badan Jalan di Desa Ngujang BPBD Tulungagung Melakukan Respon Cepat Penanganan Tanah Longsor di Desa Geger 

KRIMINAL

Kecelakaan Maut Kontainer di Karawang, Pak Ogah: Sopir Dilarang Tapi Maksa

badge-check


					Kecelakaan Maut Kontainer di Karawang, Pak Ogah: Sopir Dilarang Tapi Maksa Perbesar

Tiga individu meninggal dunia setelah tertimpa truk kontainer yang mengalami kecelakaan dan terguling di akses jalan irigasi Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, pada malam hari Minggu (15/2).

PantauanDi lokasi, Senin (16/2) sekitar pukul 14.15 WIB, kontainer masih terlihat belum dievakuasi. Beberapa warga dikabarkan masih mengeluarkan muatan minyak goreng dari truk sebelum proses evakuasi dilakukan.

Sedan Corolla yang dinaiki korban bersama keluarganya telah dibawa oleh polisi dan petugas Dishub Karawang.

Meskipun di sekitar lokasi kejadian telah dipasangpolice line, warga masih terlihat ramai berkerumun di lokasi kejadian karena penasaran ingin melihat lebih dekat.

Rio, salah satu warga setempat yang dikenal sebagai Pak Ogah, menceritakan bahwa sebelum kejadian, sopir truk tersebut telah melakukan survei di lokasi tersebut sebelum melewati jalur turunan.

Truk tersebut diketahui akan melepaskan barang bawaannya dari jalur arteri ke gudang yang berada di sekitar jalan irigasi bagian bawah.

“Pukul 3, sopir sudah melakukan survei jalur ini, dia setuju, padahal kami bilang tidak akan bisa. Masuknya melalui Lamaran Johar,” katanya.

Meski sebelumnya dilarang, sopir tersebut tampaknya kembali datang sekitar pukul 19.30 WIB, lalu tanpa memberi tanda masuk ke jalur menurun.

Kagok sudah masuk, kembali lagi ke sini, (tanggung sudah masuk, mobil sulit untuk mundur), terpaksa harus maju, diperintahkan untuk mengambil sisi kanan, sopir justru terus ke kiri,” jelas Rio.

“Sebelum keguling, sempat menabrak colt diesel lalu menabrak pembatas jalan, keguling, saat ramai langsung saya melaporkan ke Polres,” tambahnya.

Ia juga menyesali maraknya narasi yang beredar seolah-olah mengisolasi pihak pengatur lalu lintas. “Hanya menyesal, seakan-akan kami memberikan hanya demi seribu dua rupiah,” keluhnya.

Seorang warga lainnya, Maryati, yang berada di lokasi kejadian mengatakan bahwa sopir tersebut memaksa masuk ke jalur turunan.

Karena katanya dekat dengan gudangnya, lewat sana (Johar) jauh lagi. Padahal biasanya sihdrop-nya di atas, dibawa menggunakan pick-up, tapi tidak tahu mengapa justru turun,” katanya.

Jalan ini, menurutnya, diketahui sebagai jalur alternatif bagi warga yang ingin memasuki kawasan Perumahan CKM maupun menuju pusat kota.

“Ramai setiap siang, motor dan mobil menjadi pilihan, kalau melewati jalan raya cukup memutar,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Satreskrim Polsek Tulungagung Kota Ungkap Penipuan Online Modus Pesanan Fiktif, dan Mengamankan Pelaku Berinisial AD (27) Desa Lebaksari  Bojonegoro 

13 April 2026 - 04:53 WIB

Kakek 70 Tahun, Cabuli Korban Sejak SD Hingga SMA di Sumbergempol Terancam 15 Tahun Penjara

7 April 2026 - 12:51 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Berhasil Bongkar Sindikat Pencurian Kabel Telfon Bawah Tanah Lintas Wilayah, 10 Tersangka Berhasil Diringkus

7 April 2026 - 12:36 WIB

Polres Tulungagung Musnahkan Bahan Peledak dan Petasan Hasil Ungkap Kasus Selama Bulan Ramadhan 2026

25 March 2026 - 05:08 WIB

Polres Tulungagung Ungkap Kasus Penyuntikan LPG 3 Kg, Menetapkan Dua Tersangka 

13 March 2026 - 23:35 WIB

Trending on KRIMINAL