Tulungagung – BRIANTVOICE, Satreskrim Polres Tulungagung mengambil langkah proaktif guna menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat di bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.
Personel Satreskrim bersama instansi lintas sektoral menggelar rapat koordinasi (rakor) sekaligus monitoring dan evaluasi distribusi LPG 3 Kg bersubsidi di wilayah Kabupaten Tulungagung, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Tulungagung ini dihadiri oleh perwakilan Kodim 0807, Disperindag, PT Pertamina Patra Niaga Kediri, hingga Hiswana Migas. Kehadiran Polres Tulungagung diwakili oleh Kanit Pidek Satreskrim, Ipda Muhroji, S.H., M.H., dan Kanit 2 Satintelkam, Aiptu Ahmad Patoni.
Tak berhenti di meja rapat, tim gabungan langsung bergerak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan di wilayah Tulungagung. Langkah ini bertujuan memastikan rantai distribusi tidak terhambat oleh praktik nakal oknum tertentu.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, petugas tidak menemukan adanya indikasi penimbunan stok. Meski demikian, tim mencatat adanya antrean pembeli di salah satu titik, yakni Pangkalan LPG 3 Kg KONAR di Desa Kalidawir.
Hal ini menjadi catatan evaluasi bagi instansi terkait untuk menjaga kelancaran pasokan di titik-titik padat penduduk.
Kasi Humas Polres Tulungagung, IPTU Nanang, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan upaya preventif Polri dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang pokok penting (bapokting).
”Kami ingin memastikan distribusi LPG 3 Kg tepat sasaran. Berdasarkan sidak hari ini, stok terpantau aman dan tidak ditemukan penimbunan. Namun, pengawasan akan terus kami perketat bersama instansi terkait untuk mencegah penyimpangan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Lebaran nanti,” jelas IPTU Nanang.
Polres Tulungagung berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan berkala. Langkah tegas akan diambil jika ditemukan pihak-pihak yang sengaja menahan stok atau menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) demi keuntungan pribadi, guna menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 H. (Yul/BV)







