Menu

Dark Mode
Siswa SMKN 1 Kademangan Raih Juara 1 Livestock di LKS Jatim 2026 Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut Satreskrim Polsek Tulungagung Kota Ungkap Penipuan Online Modus Pesanan Fiktif, dan Mengamankan Pelaku Berinisial AD (27) Desa Lebaksari  Bojonegoro  BPBD Tulungagung dan Tim Gabungan Berhasil Menemukan Wanita Asal Kedungwaru Yang Hilang di Sungai Brantas dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Kediri  Respon Cepat BPBD Tulungagung, Penanganan Pohon Tumbang Menutup Badan Jalan di Desa Ngujang BPBD Tulungagung Melakukan Respon Cepat Penanganan Tanah Longsor di Desa Geger 

DAERAH

Polsek Boyolangu Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia Diduga Gantung Diri

badge-check


					Polsek Boyolangu Tangani Penemuan Pria Meninggal Dunia Diduga Gantung Diri Perbesar

Tulungagung – BRIANTVOICE, Jajaran Polsek Boyolangu Polres Tulungagung menerima laporan penemuan seorang pria meninggal dunia yang diduga akibat gantung diri di lereng bukit wilayah Desa Pucung Kidul, Boyolangu, Tulungagung, Rabu (18/03/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Korban diketahui seorang laki-laki berinisial B (69), warga Desa Ngranti, Boyolangu, Tulungagung.

 

Kapolsek Boyolangu AKP Retno Pujiarsih menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang melintas di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.

 

“Saat melintas di lokasi, saksi melihat korban dalam kondisi tergantung di pohon srikaya dengan tali tambang melilit di leher. Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan perangkat desa, kemudian diteruskan ke Polsek Boyolangu,” jelas AKP Retno Pujiarsih.

 

Berdasarkan ciri-ciri pakaian yang dikenakan, pihak keluarga meyakini bahwa korban merupakan anggota keluarganya yang sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak 8 Maret 2026.

 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar oleh tim Inafis Polres Tulungagung bersama petugas medis dari RSUD Dr. Iskak Tulungagung, ditemukan adanya luka pada leher akibat jeratan tali yang menyebabkan korban mengalami kesulitan bernapas hingga meninggal dunia.

 

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.

 

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat kondisi psikologis yang kurang stabil dalam beberapa waktu terakhir.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama jika ada anggota keluarga atau warga yang membutuhkan perhatian khusus,” pungkas Kapolsek.

 

Peristiwa tersebut kini telah ditangani dan dinyatakan sebagai kejadian non kriminal. (Red/BV)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut

14 April 2026 - 06:28 WIB

BPBD Tulungagung dan Tim Gabungan Berhasil Menemukan Wanita Asal Kedungwaru Yang Hilang di Sungai Brantas dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Kediri 

12 April 2026 - 15:05 WIB

Respon Cepat BPBD Tulungagung, Penanganan Pohon Tumbang Menutup Badan Jalan di Desa Ngujang

10 April 2026 - 06:17 WIB

BPBD Tulungagung Melakukan Respon Cepat Penanganan Tanah Longsor di Desa Geger 

9 April 2026 - 05:03 WIB

Bupati Kediri dan Kapolres Hadiri Penyerahan Truk Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Penguat Ekonomi

7 April 2026 - 05:19 WIB

Trending on DAERAH