Menu

Dark Mode
Siswa SMKN 1 Kademangan Raih Juara 1 Livestock di LKS Jatim 2026 Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut Satreskrim Polsek Tulungagung Kota Ungkap Penipuan Online Modus Pesanan Fiktif, dan Mengamankan Pelaku Berinisial AD (27) Desa Lebaksari  Bojonegoro  BPBD Tulungagung dan Tim Gabungan Berhasil Menemukan Wanita Asal Kedungwaru Yang Hilang di Sungai Brantas dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Kediri  Respon Cepat BPBD Tulungagung, Penanganan Pohon Tumbang Menutup Badan Jalan di Desa Ngujang BPBD Tulungagung Melakukan Respon Cepat Penanganan Tanah Longsor di Desa Geger 

DAERAH

Bapeeda Tulungagung Gelar Rapat koordinasi Penyusunan Data Investasi Daerah Tahun 2026

badge-check


					Bapeeda Tulungagung Gelar Rapat koordinasi Penyusunan Data Investasi Daerah Tahun 2026 Perbesar

Tulungagung – BRIANTVOICE, Bertempat di ruang rapat Bapeeda Kabupaten Tulungagung yang dipimpin oleh Plt Kabid Perekonomian dan Sumberdaya Alam yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan, Senin (02/03/2026).

 

Rapat ini bertujuan mengidentifikasi potensi investasi daerah serta merumuskan strategi peningkatan PDRB melalui hilirisasi sektor unggulan.

 

Bersama KPPN Blitar, pemerintah daerah mengoptimalkan penyaluran belanja negara agar tepat sasaran. Belanja pemerintah menjadi penggerak utama dalam formula pertumbuhan ekonomi, yang akan mendorong konsumsi, investasi, hingga ekspor daerah.

 

Dengan 19 Kecamatan 14 Kelurahan, dan 257 desa serta jumlah penduduk 1.089.775 jiwa, Tulungagung tetap memperoleh DAK Fisik di tengah efisiensi anggaran pusat. Struktur APBD 2026 mencerminkan komitmen pembangunan, dengan PAD berkontribusi 27% dari total pendapatan daerah.

 

Beberapa potensi unggulan daerah pun terus dikembangkan sebagai upaya untuk menaikkan PAD, diantaranya.

 

Pengembangan tanaman Hortikultura (pisang tanduk byar/candi) yang berorientasi ekspor.

 

Pengembangan sektor peternakan, saat ini sebagai penyuplai susu terbesar ke-3 di Jawa Timur.

 

Hilirisasi perikanan (abon ikan, kripik kulit patin) dan penguatan budidaya modern.

 

Marmer dan batu fosil berpotensi ekspor 100 destinasi wisata, dengan andalan partai dan pegunungan.

 

Melalui DPMPTSP Kabupaten Tulungagung, hilirisasi sektor agro dan pariwisata menjadi fokus investasi Tahun 2026. Target pada Tahun 2029 diarahkan pada penguatan sektor pertanian, perdagangan, perikanan, dan industri pengolahan, Tulungagung bergerak maju, dari potensi lokal menuju daya saing global. (Yul/BV)

 

 

Editor: Eko.w

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut

14 April 2026 - 06:28 WIB

BPBD Tulungagung dan Tim Gabungan Berhasil Menemukan Wanita Asal Kedungwaru Yang Hilang di Sungai Brantas dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Kediri 

12 April 2026 - 15:05 WIB

Respon Cepat BPBD Tulungagung, Penanganan Pohon Tumbang Menutup Badan Jalan di Desa Ngujang

10 April 2026 - 06:17 WIB

BPBD Tulungagung Melakukan Respon Cepat Penanganan Tanah Longsor di Desa Geger 

9 April 2026 - 05:03 WIB

Bupati Kediri dan Kapolres Hadiri Penyerahan Truk Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Penguat Ekonomi

7 April 2026 - 05:19 WIB

Trending on DAERAH