Menu

Dark Mode
Siswa SMKN 1 Kademangan Raih Juara 1 Livestock di LKS Jatim 2026 Gotong Royong TNI Dan Warga, Pengelasan Besi Pengaman Jembatan Perintis Garuda Terus Dikebut Satreskrim Polsek Tulungagung Kota Ungkap Penipuan Online Modus Pesanan Fiktif, dan Mengamankan Pelaku Berinisial AD (27) Desa Lebaksari  Bojonegoro  BPBD Tulungagung dan Tim Gabungan Berhasil Menemukan Wanita Asal Kedungwaru Yang Hilang di Sungai Brantas dan Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Kediri  Respon Cepat BPBD Tulungagung, Penanganan Pohon Tumbang Menutup Badan Jalan di Desa Ngujang BPBD Tulungagung Melakukan Respon Cepat Penanganan Tanah Longsor di Desa Geger 

HUKUM

Polres Tulungagung Melarang Kegiatan SOTR Dengan Sound Horeg

badge-check


					Polres Tulungagung Melarang Kegiatan SOTR Dengan Sound Horeg Perbesar

Tulungagung –  BRIANTVOICE, Datangnya bulan Ramadan kali ini, Polres Tulungagung melarang kegiatan sahur on the road (SOTR), khususnya yang menggunakan sound horeg karena dianggap memicu kebisingan dan berpotensi terjadinya kegaduhan di masyarakat.

 

Kegiatan membangunkan warga pada saat waktu sahur menggunakan sound yang biasanya diikuti banyak orang itu juga dapat menyebabkan bentrokan.

 

“Sasaran kami adalah segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas selama Ramadan, termasuk SOTR dengan sound horeg yang setiap tahun kami larang”, kata Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto melalui Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Nanang, Rabu (18/02/2026).

 

dia menegaskan, Polres Tulungagung tidak pernah memberikan izin untuk kegiatan SOTR.

 

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, aksi tersebut sering kali menimbulkan gangguan ketertiban, bahkan bentrokan antar kelompok.

 

“Setiap tahun ada laporan masyarakat yang merasa terganggu akibat penggunaan sound horeg, bahkan tak jarang terjadi bentrokan antar peserta SOTR”, sambungnya.

 

Selain itu, tempat hiburan malam di Tulungagung juga mendapat atensi khusus selama Ramadan.

 

Kasi Humas menyebut pengamanan pada bulan suci akan lebih ketat dibanding hari biasa, mengingat potensi kerawanan yang lebih tinggi, terutama menjelang berbuka puasa dan sahur.

 

“Kami akan menerapkan strategi pengamanan yang tepat, patroli ngabuburit warga mencari takjil serta antisipasi balap liar, pengamanan ibadah salat tarawih hingga patroli sahur agar situasi wilayah Kabupaten Tulungagung kususnya tetap kondusif”, pungkas Iptu Nanang. (Yul/red)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Liburan Impian Tapi Visa Ditolak? Ini Solusinya!

17 February 2026 - 22:20 WIB

Sertifikat Tanah Hilang? Ini Cara Mengurusnya

17 February 2026 - 17:22 WIB

90 Persen Kebocoran Data di Indonesia Disebabkan Hal Sederhana Ini

17 February 2026 - 09:06 WIB

MUI larang buang sampah sembarangan

17 February 2026 - 07:26 WIB

Trending on HUKUM