Tulungagung – BRIANTVOICE, Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama jajaran TNI-Polri memperkuat sinergisitas lintas sektor. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tulungagung pada Kamis (12/03/2026).
Apel yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari Kodim 0807 Tulungagung, Polres Tulungagung, Dishub, Satpol PP, Damkar, hingga organisasi kemasyarakatan seperti Senkom, Banser, ORARI, dan Pramuka.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wabup, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, perwakilan BNNK, Jasa Raharja, serta tokoh agama dan masyarakat.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh Bupati Gatut Sunu, ditekankan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengecekan final kesiapan personel serta sarana prasarana penunjang.
“Operasi Ketupat 2026 adalah wujud komitmen kita bersama untuk memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 H berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Bupati Gatut Sunu.
Ada momen istimewa dalam rangkaian apel kali ini. Bupati Tulungagung menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Kapolres Tulungagung, AKBP Dr. IHRAM KUSTARTO, S.H., S.I.K., M.Si., M.H., beserta jajaran atas prestasi gemilang di bidang penegakan hukum.
Polres Tulungagung dinilai sukses melindungi hak masyarakat melalui pengungkapan kasus kelangkaan gas elpiji bersubsidi. Tim kepolisian berhasil meringkus pelaku penyalahgunaan gas elpiji yang melakukan praktik penyuntikan serta pendistribusian ilegal ke luar wilayah Tulungagung.
Rincian Keberhasilan Polres Tulungagung:
Kasus: Kelangkaan gas elpiji bersubsidi.
Modus: Praktik penyuntikan (pengoplosan) gas.
Dampak: Mengganggu stabilitas stok energi di wilayah Tulungagung.
Apresiasi: Wujud dedikasi dalam menjaga stabilitas dan melindungi hak masyarakat prasejahtera.
Dengan dimulainya Operasi Ketupat 2026 ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Tulungagung dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian tanpa kendala distribusi energi maupun gangguan keamanan di jalan raya. (Red/BV)







